Rabu, 20 Januari 2016

softsill gabungan II



KELOMPOK 1
(Mencari contoh ARD Dan ERD)
NAMA KELOMPOK
Affan Achmad   30113284
Denis Maulana   32113174
Irma Damayanti 34113491
Ramadhano        37113242
Data Flow Diagram
LatarBelakang
   Suatu yang lazimbahwaketikamenggambarkansebuah system kontekstual data flow diagram yang akanpertama kali munculadalahinteraksiantara system danentitasluar. DFD didisainuntukmenunjukkansebuah system yang terbagi-bagimenjadisuatubagian sub-sistem yang lebihkecildanuntukmenggarisbawahiarus data antarakeduahal yang tersebutdiatas. Diagram inilalu “dikembangkan” untukmelihatlebihrincisehinggadapatterlihat model-model yang terdapatdidalamnya.
Data Flow Diagram (DFD) adalahsuatu diagram yang menggunakannotasi-notasiuntukmenggambarkanarusdari data system, yang penggunanyasangatmembantuuntukmemahami system secaralogika, terstrukturdanjelas.
DFD merupakanalat bantu dalammenggambarkanataumenjelaskan proses kerjasuatu system.
Data Flow Diagram (DFD) sendiri dibagi menjadi beberapa tingkatan level yaitu :
  • Data Flow Diagram (DFD) Level 0 atau sering disebut Diagram Context merupakan level tertinggi dari suatu Data Flow Diagram (DFD).
  • Data Flow Diagram (DFD) Level 1 merupakan hasil dekomposisi dari Data Flow Diagram (DFD) Level 0.
  • Data Flow Diagram (DFD) Level 2 merupakan hasil dekomposisi dari proses-proses yang ada di Data Flow Diagram (DFD) Level 1.
  • Dan seterusnya.
Contoh Data Flow Diagram (DFD)
Di bawah ini adalah Contoh Data Flow Diagram (DFD) Level 1 pada Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Domain Menggunakan Metode Analytics Hierarchy Process Berbasis Web :
Sedangkan di bawah ini adalah Contoh Data Flow Diagram (DFD) Level 2 untuk Proses Pendaftaran Domain pada Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Domain Menggunakan Metode Analytics Hierarchy Process Berbasis Web :

 
Berikut ini merupakan simbol-simbol yang biasanya digunakan pada Data Flow Diagram (DFD) :

Penjelasan dari simbol-simbol Data Flow Diagram (DFD) versi Gane/Sarson dan Yourdon/De Marco di atas adalah sebagai berikut :
  • Entitas Eksternal mewakili terminal/entity yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Entitas Eksternal dapat berupa orang, sekelompok orang, departemen atau divisi di dalam sebuah organisasi/perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Entitas Eksternal dapat juga berupa departemen, divisi atau sistem di luar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Komponen ini perlu diberi nama sesuai dengan dunia luar yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dibuat modelnya dan biasanya menggunakan kata benda, misalnya : Bagian Penjualan, Dosen, Mahasiswa, dan sebagainya.
  • Proses merupakan kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan oleh orang atau mesin komputer dimana aliran data masuk ditranformasikan ke aliran data keluar.
  • Aliran Data digambarkan dengan anak panah yang menunjukkan arah masuk dan keluar dari suatu proses. Aliran Data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.
  • Data Store biasanya berkaitan dengan penyimpanan seperti file atau database yang berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya flashdisk, harddisk, disket, tape, pita magnetik dan lain-lain. Data Store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat, telpon, daftar tamu dan agenda. Data Store diberi nama sesuai dengan nama file penyimpanannya, misalnya : mahasiswa, matakuliah, dosen, data_registrasi, dan sebagainya.

KOMPONEN DATA FLOW DIAGRAM

 
Menurut Gene dan Serson

 
Komponen Terminator / Entitas Luar
Terminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan.Biasanya terminator dikenal dengan nama entitas luar (external entity).  
 
Terdapat dua jenis terminator :
  1. Terminator Sumber ( source) : merupakan terminator yang menjadi sumber. 
  2. Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator yang menjadi tujuan  data / informasi sistem.
Komponen Proses 
Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output. 
Ada empat kemungkinan yang dapat terjadi dalam proses sehubungan dengan input dan output :  
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang proses : 
  • Proses harus memiliki input dan output.
  • Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data.
  • Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.
Komponen Data Store
Komponen ini digunakan untuk membuat model sekumpulan paket data dan  diberi nama dengan  kata benda jamak, misalnya Mahasiswa.
Data store ini biasanya berkaitan dengan penyimpanan-penyimpanan, seperti file atau database yang  berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya file disket, file harddisk, file pita magnetik. Data store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat, file folder, dan agenda.
Komponen Data Flow / Alur Data
Suatu data flow / alur data digambarkan dengan anak panah, yang menunjukkan arah menuju ke dan keluar dari suatu proses. Alur data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.
Contoh Data Flow Diagram
 

Definisi Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. Entity Relationship Diagram (ERD) sendiri dibagi menjadi 2 yaitu Entity Relationship Diagram (Logical Data Model) dan Entity Relationship Diagram (Physical Data Model). Entity Relationship Diagram (Logical Data Model) adalah konsep Entity Relationship Diagram (ERD) yang mana data dapat merepresentasikan sebuah kenyataan, dimasukkan ke dalam sebuah pemrosesan logika dan dapat menghasilkan informasi, sedangkan untuk Entity Relationship Diagram (Physical Data Model) adalah konsep Entity Relationship Diagram (ERD) yang mana data disimpan pada media penyimpanan (storage) dalam suatu susunan secara fisik.
Kegunaan
Diagram hubungan entitas digunakan untuk mengkonstruksikan model data konseptual, memodelkan struktur data dan hubungan antar data dan mengimplementasikan basis data secara logika maupun secara fisik dengan DBMS (Database Management system). Dengan diagram hubungan entitas ini kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. Diagram hubungan entitas dapat membantu dalam menjawab persoalan tentang data yang diperlukan dan bagaimana data tersebut saling berhubungan.

Symbol

1. Persegi panjang, menyatakan himpunan entinitas
2. Oval, menyatakan atribut (atribut key digaris bawahi).
3. Belah ketupat, menyatakan himpunan relasi.
4. Garis, menyatakan penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya.
Entitas adalah suatu objek yang dapat didefinisikan dalam lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat. Sebagai contoh pelanggan, pegawai dll. Seandainya A adalah seorang pegawai maka A adalah isi dari pegawai, sedangkan jika B adalah seorang pelanggan maka B adalah isi dari pelanggan. Karena itu harus dibedakan entitas sebagai bentuk umum dari deskripsi tertentu dan isi entitas seperti A dan B dalam contoh di atas.
Relasi adalah hubungan antara suatu himpunan dengan himpunan entitas yang lainnya. Pada penggambaram diagram hubungan entitas, relasi adalah perekat yang menghubungkan suatu entitas dengan entitas lainnya. Relasi merupakan hubungan yang berarti antara suattu entitas dengan entitas lainnya. Frasa ini berimplikasi bahwa relasi mengijinkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan hubungan suatu entits dengan lainya.
Model relasional adalah model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data. Setiap tabel memiliki sejumlah kolom, setiap kolom memiliki nama yang unik. Model relasional memiliki struktur record berformat tertentu dimana masing-masing isinya memiliki tipe-tipe yang berbeda (Misalnya tipe data untuk nomor induk pegawai adalah string, tentu berbeda dengan tipe data untuk nama [misalnya: string] yang panjangnya tidak ditentukan, bergantung pada komputer tempat aplikasi diimplementasikan.
Penyajian data dengan menggunakan Entity dan relationship
1.      Entity
-          Entity adalah objek yang dapat dibedakan dalam dunia nyata
-          Entity Set adalah kumpulan dari entity yang sejenis
-          Entity Set dapat berupa :
o   Objek secara Fisik: Rumah, kendaraan, Peralatan
o    Objek secara konsep: Pekerjaan, Perusahaan, Rencana
2.Atribut
Karakteristik dari Entity atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut.
þ  Jenis Atribut:
-          Nilai Atribut :
Data actual atau informasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity atau relationship
-          Key
Atribut yang digunakan untuk menentukan suatu Entity secara unik
-          Atribut Simple
Atribut yang bernilai tunggal
 
Definisi Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran jika didefinisikan dalam arti luas adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat bubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan 4P yaitu :
  • Produk (product) : produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
  • Promosi (Promotion) : Meningkatkan atau mendorong penjualan.
  • Tempat (Place) : Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran      distribusi.
  • Harga (Price) : Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.
Model SIP (Subsistem SIP)
1.      Output
·         Produk/Product
·         Tempat/Place                                         
·         Promosi/Promotion
·         Harga/Price
·         Bauran Integrasi/Integrated mix
2.      Database
3.      Input
·         Sistem Informasi Akuntansi/AIS
·         Riset Pemasaran/Marketing research
·         Intelegensi Pemasaran/Marketing intelligence
Subsistem Sistem Informasi Akuntansi (Input)
·         Data sales order sebagai input.
·         SIA menyediakan data untuk :
A.    Laporan periodik
B.     Laporan khusus
C.     Model Matematik dan model berbasis pengetahuan
Subsistem Riset Pemasaran
·         Manajer menggunakan riset pemasaran untuk mengumpulkan informasi
1)      Mengumpulkan informasi dari konsumen dan prospek (calon konsumen)
2)      Membeli atau mengadakan dari organisasi lain
·         Pemrosesan menggunakan subsistem riset pemasaran
Data Primer dan Sekunder
·         Digunakan oleh subsistem riset pemasaran
·         Data primer dikumpulkan oleh perusahaan
·         Contoh data primer
1)      Survei (survey)
2)      Wawancara mendalam (In-depth interview)
3)      Pengamatan (Observation)
4)      Percobaan terkontrol (Controlled experiment)
·         Contoh Data Sekunder
1)      Mailing lists
2)      Retail sales statistics
3)      Video retrieval systems
·         Beberapa data sekunder harus dibeli dan sebagian cuma-Cuma
Marketing Research Software
·         Paket Grafik (print maps)
·         Menjadikan riset pasar realitas bagi semua perusahaan
·         Analisis Statistik
·         Keahlian menintepretasikan output software merupakan kunci sukses alat-alat tersebut
Subsistem Intelijen Pemasaran
Aktivitas etis yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pesaing
Tidak sama dengan kegiatan memata-matai perusahaan (industrial espionage)
Setiap sistem informasi fungsional mempunyai tanggung jawab intelijen
Subsistem Produk (output)
Siklus hidup produk mendukung melalui:
1) Perkenalan
2) Pertumbuhan
3) Dewasa
4) Penurunan
Saluran distribusi pendek atau panjang
Material, uang, dan informasi mengalir melalui saluran distribusi
1.      Aliran sumber daya
2.      Umpan balik
» Aliran berlawanan dengan aliran sumber daya
1.      Feedforward information
» Aliran informasi kepada konsumen
1.      EDI
Subsistem Promosi meliputi:
(1) iklan
(2) Penjualan perseorangan (personal selling)
(3) Promosi penjualan (sales promotion)
Subsistem Harga
Dua pendekatan dasar:
1. Berdasar harga / Cost based (AIS provides the basis)
2. Berdasar permintaan / Demand-based (use what-if model)
Subsistem Bauran Integrasi/Integrated-Mix Subsystem
BRANDAID Model
�� Solid arrows: influences
�� Dashed arrows: responses
Environmental and retailer influence on the consumer
�� Individual influences
�� Combined influences
Unexpected influences
Contoh Kasus Dan Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemasaran
Perusahaan “PT. Pro Roll International” merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem informasi penjualan pada perusahaan “PT. Pro Roll International” masih dilakukan secara manual sehingga kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin pada seringnya terjadi keterlambatan penyusunan laporan penjualan dan piutang dagang, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta pengulangan dalam pencatatan transaksi. Oleh karena itu, perusahaan “PT. Pro Roll International” bermaksud mengkomputerisasikan sistem bagian penjualan untuk memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah sistem informasi penjualan dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan data transaksi dapat dilakukan secara akurat dan cepat.
 

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates