KELOMPOK
1
(Mencari
contoh ARD Dan ERD)
NAMA
KELOMPOK
Affan Achmad 30113284
Denis Maulana 32113174
Irma Damayanti 34113491
Ramadhano 37113242
Data Flow Diagram
LatarBelakang
Suatu yang lazimbahwaketikamenggambarkansebuah system kontekstual data
flow diagram yang akanpertama kali munculadalahinteraksiantara system
danentitasluar. DFD didisainuntukmenunjukkansebuah system yang
terbagi-bagimenjadisuatubagian sub-sistem yang
lebihkecildanuntukmenggarisbawahiarus data antarakeduahal yang tersebutdiatas.
Diagram inilalu “dikembangkan” untukmelihatlebihrincisehinggadapatterlihat
model-model yang terdapatdidalamnya.
Data Flow Diagram (DFD) adalahsuatu diagram yang
menggunakannotasi-notasiuntukmenggambarkanarusdari data system, yang penggunanyasangatmembantuuntukmemahami
system secaralogika, terstrukturdanjelas.
DFD merupakanalat bantu
dalammenggambarkanataumenjelaskan proses kerjasuatu system.
- Data Flow Diagram (DFD) Level 0 atau sering disebut Diagram Context merupakan level tertinggi dari suatu Data Flow Diagram (DFD).
- Data Flow Diagram (DFD) Level 1 merupakan hasil dekomposisi dari Data Flow Diagram (DFD) Level 0.
- Data Flow Diagram (DFD) Level 2 merupakan hasil dekomposisi dari proses-proses yang ada di Data Flow Diagram (DFD) Level 1.
- Dan seterusnya.
Contoh Data Flow Diagram (DFD)
Di bawah ini adalah Contoh Data Flow Diagram (DFD)
Level 1 pada Sistem Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Domain Menggunakan Metode Analytics Hierarchy Process
Berbasis Web :
Sedangkan di bawah ini adalah Contoh Data Flow
Diagram (DFD) Level 2 untuk Proses Pendaftaran Domain pada Sistem
Penunjang Keputusan Untuk Pemilihan Domain Menggunakan Metode Analytics
Hierarchy Process Berbasis Web :
Berikut ini merupakan simbol-simbol
yang biasanya digunakan pada Data Flow Diagram (DFD) :
Penjelasan dari simbol-simbol Data Flow Diagram (DFD) versi Gane/Sarson dan Yourdon/De Marco di atas adalah
sebagai berikut :
- Entitas Eksternal mewakili terminal/entity yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Entitas Eksternal dapat berupa orang, sekelompok orang, departemen atau divisi di dalam sebuah organisasi/perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Entitas Eksternal dapat juga berupa departemen, divisi atau sistem di luar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Komponen ini perlu diberi nama sesuai dengan dunia luar yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dibuat modelnya dan biasanya menggunakan kata benda, misalnya : Bagian Penjualan, Dosen, Mahasiswa, dan sebagainya.
- Proses merupakan kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan oleh orang atau mesin komputer dimana aliran data masuk ditranformasikan ke aliran data keluar.
- Aliran Data digambarkan dengan anak panah yang menunjukkan arah masuk dan keluar dari suatu proses. Aliran Data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.
- Data Store biasanya berkaitan dengan penyimpanan seperti file atau database yang berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya flashdisk, harddisk, disket, tape, pita magnetik dan lain-lain. Data Store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat, telpon, daftar tamu dan agenda. Data Store diberi nama sesuai dengan nama file penyimpanannya, misalnya : mahasiswa, matakuliah, dosen, data_registrasi, dan sebagainya.
KOMPONEN DATA FLOW DIAGRAM
Menurut Gene dan Serson
Komponen Terminator /
Entitas Luar
Terminator mewakili entitas
eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan.Biasanya
terminator dikenal dengan nama entitas luar (external entity).
Terdapat dua jenis
terminator :
- Terminator Sumber ( source) : merupakan terminator yang menjadi sumber.
- Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator yang menjadi tujuan data / informasi sistem.
Komponen Proses
Komponen proses menggambarkan
bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output.
Ada empat kemungkinan yang
dapat terjadi dalam proses sehubungan dengan input dan output :
Ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan tentang proses :
- Proses harus memiliki input dan output.
- Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store atau proses melalui alur data.
- Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.
Komponen Data Store
Komponen ini digunakan
untuk membuat model sekumpulan paket data dan diberi nama dengan
kata benda jamak, misalnya Mahasiswa.
Data store ini biasanya
berkaitan dengan penyimpanan-penyimpanan, seperti file atau database yang
berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi, misalnya file disket, file
harddisk, file pita magnetik. Data store juga berkaitan dengan penyimpanan
secara manual seperti buku alamat, file folder, dan agenda.
Komponen Data Flow / Alur
Data
Suatu data flow / alur data
digambarkan dengan anak panah, yang menunjukkan arah menuju ke dan keluar dari
suatu proses. Alur data ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau
paket data/informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya.
Contoh Data Flow Diagram
Definisi Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu
model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan
objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. Entity
Relationship Diagram (ERD) sendiri dibagi menjadi 2 yaitu Entity
Relationship Diagram (Logical Data Model) dan Entity Relationship Diagram
(Physical Data Model). Entity Relationship Diagram (Logical Data Model) adalah
konsep Entity Relationship Diagram (ERD) yang mana data dapat merepresentasikan
sebuah kenyataan, dimasukkan ke dalam sebuah pemrosesan logika dan dapat
menghasilkan informasi, sedangkan untuk Entity Relationship Diagram (Physical
Data Model) adalah konsep Entity Relationship Diagram (ERD) yang mana data
disimpan pada media penyimpanan (storage) dalam suatu susunan secara fisik.
Kegunaan
Diagram hubungan entitas digunakan untuk
mengkonstruksikan model data konseptual, memodelkan struktur data dan hubungan
antar data dan mengimplementasikan basis data secara logika
maupun secara fisik dengan DBMS (Database Management system).
Dengan diagram hubungan entitas ini kita dapat menguji model dengan mengabaikan
proses yang harus dilakukan. Diagram hubungan entitas dapat membantu dalam
menjawab persoalan tentang data yang diperlukan dan bagaimana data tersebut
saling berhubungan.
Symbol
1. Persegi panjang, menyatakan himpunan entinitas
2. Oval, menyatakan atribut (atribut key digaris
bawahi).
3. Belah ketupat, menyatakan himpunan relasi.
4. Garis, menyatakan penghubung antara himpunan
relasi dengan himpunan entitas
dan himpunan entitas
dengan atributnya.
Entitas adalah suatu objek yang dapat didefinisikan dalam
lingkungan pemakai, sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat.
Sebagai contoh pelanggan, pegawai dll. Seandainya A adalah seorang pegawai maka
A adalah isi dari pegawai, sedangkan jika B adalah seorang pelanggan maka B
adalah isi dari pelanggan. Karena itu harus dibedakan entitas sebagai bentuk
umum dari deskripsi tertentu dan isi
entitas seperti A dan B dalam contoh di atas.
Relasi adalah hubungan
antara suatu himpunan dengan himpunan entitas yang lainnya. Pada penggambaram
diagram hubungan entitas, relasi adalah perekat yang menghubungkan suatu
entitas dengan entitas lainnya. Relasi merupakan hubungan yang berarti antara
suattu entitas dengan entitas lainnya. Frasa ini berimplikasi bahwa relasi
mengijinkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan hubungan
suatu entits dengan lainya.
Model relasional
adalah model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta
hubungan antara data-data. Setiap tabel memiliki sejumlah kolom, setiap kolom
memiliki nama yang unik. Model relasional memiliki struktur record berformat tertentu dimana
masing-masing isinya memiliki tipe-tipe yang berbeda (Misalnya tipe data untuk
nomor induk pegawai adalah string,
tentu berbeda dengan tipe data untuk nama [misalnya: string] yang panjangnya
tidak ditentukan, bergantung pada komputer tempat aplikasi diimplementasikan.
Penyajian
data dengan menggunakan Entity dan relationship
1.
Entity
-
Entity
adalah objek yang dapat dibedakan dalam dunia nyata
-
Entity
Set adalah kumpulan dari entity yang sejenis
-
Entity
Set dapat berupa :
o
Objek
secara Fisik: Rumah, kendaraan, Peralatan
o
Objek secara konsep: Pekerjaan, Perusahaan,
Rencana
2.Atribut
Karakteristik
dari Entity atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut.
þ Jenis Atribut:
-
Nilai
Atribut :
Data
actual atau informasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity
atau relationship
-
Key
Atribut
yang digunakan untuk menentukan suatu Entity
secara unik
-
Atribut
Simple
Atribut
yang bernilai tunggal
Definisi Sistem Informasi Pemasaran
Sistem
informasi pemasaran jika didefinisikan dalam arti luas adalah kegiatan
perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat bubungan pertukaran
yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian
promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran
selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan
produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari
keputusan yang berkaitan dengan 4P yaitu :
- Produk (product) : produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
- Promosi (Promotion) : Meningkatkan atau mendorong penjualan.
- Tempat (Place) : Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi.
- Harga (Price) : Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.
Model SIP (Subsistem SIP)
1. Output
· Produk/Product
·
Tempat/Place
· Promosi/Promotion
· Harga/Price
· Bauran
Integrasi/Integrated mix
2. Database
3. Input
· Sistem
Informasi Akuntansi/AIS
· Riset
Pemasaran/Marketing research
·
Intelegensi
Pemasaran/Marketing intelligence
Subsistem
Sistem Informasi Akuntansi (Input)
· Data sales
order sebagai input.
· SIA
menyediakan data untuk :
A. Laporan periodik
B. Laporan
khusus
C. Model
Matematik dan model berbasis pengetahuan
Subsistem Riset Pemasaran
· Manajer
menggunakan riset pemasaran untuk mengumpulkan informasi
1) Mengumpulkan
informasi dari konsumen dan prospek (calon konsumen)
2) Membeli atau
mengadakan dari organisasi lain
· Pemrosesan
menggunakan subsistem riset pemasaran
Data Primer
dan Sekunder
· Digunakan
oleh subsistem riset pemasaran
· Data primer
dikumpulkan oleh perusahaan
· Contoh data
primer
1) Survei
(survey)
2) Wawancara
mendalam (In-depth interview)
3) Pengamatan
(Observation)
4) Percobaan
terkontrol (Controlled experiment)
· Contoh Data
Sekunder
1) Mailing lists
2) Retail sales
statistics
3) Video
retrieval systems
· Beberapa
data sekunder harus dibeli dan sebagian cuma-Cuma
Marketing
Research Software
· Paket Grafik
(print maps)
· Menjadikan
riset pasar realitas bagi semua perusahaan
· Analisis
Statistik
· Keahlian
menintepretasikan output software merupakan kunci sukses alat-alat tersebut
Subsistem Intelijen Pemasaran
• Aktivitas
etis yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pesaing
• Tidak sama dengan
kegiatan memata-matai perusahaan (industrial espionage)
• Setiap
sistem informasi fungsional mempunyai tanggung jawab intelijen
Subsistem Produk (output)
Siklus hidup produk mendukung
melalui:
1) Perkenalan
2) Pertumbuhan
3) Dewasa
4) Penurunan
• Saluran
distribusi pendek atau panjang
• Material,
uang, dan informasi mengalir melalui saluran distribusi
1. Aliran
sumber daya
2. Umpan balik
» Aliran berlawanan dengan aliran
sumber daya
1. Feedforward
information
» Aliran informasi kepada konsumen
1.
EDI
Subsistem Promosi meliputi:
(1) iklan
(2) Penjualan perseorangan (personal
selling)
(3) Promosi penjualan (sales
promotion)
Subsistem Harga
Dua pendekatan dasar:
1. Berdasar harga / Cost based (AIS
provides the basis)
2. Berdasar
permintaan / Demand-based (use what-if model)
Subsistem Bauran
Integrasi/Integrated-Mix Subsystem
• BRANDAID
Model
�� Solid
arrows: influences
�� Dashed arrows: responses
• Environmental
and retailer influence on the consumer
�� Individual
influences
�� Combined
influences
• Unexpected influences
Contoh Kasus
Dan Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemasaran
Perusahaan “PT. Pro Roll International” merupakan
perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem
informasi penjualan pada perusahaan “PT. Pro Roll International” masih
dilakukan secara manual sehingga kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin
pada seringnya terjadi keterlambatan penyusunan laporan penjualan dan piutang
dagang, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta pengulangan
dalam pencatatan transaksi. Oleh karena itu, perusahaan “PT. Pro Roll
International” bermaksud mengkomputerisasikan sistem bagian penjualan untuk
memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah sistem informasi penjualan
dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan data transaksi
dapat dilakukan secara akurat dan cepat.

0 komentar:
Posting Komentar