Senin, 14 Desember 2015

Sistem Informasi Pemasaran



KELOMPOK 1
Tugas Softskill
Nama Kelompok:
Affan Achmad  (30113284)
Denis Maulana(32113174)
Irma Damayanti(34113491)
Ramadhano(37113242)
KELAS:3DB03
Definisi Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran jika didefinisikan dalam arti luas adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat bubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan 4P yaitu :
  • Produk (product) : produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
  • Promosi (Promotion) : Meningkatkan atau mendorong penjualan.
  • Tempat (Place) : Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran      distribusi.
  • Harga (Price) : Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.
Model SIP (Subsistem SIP)
1.      Output
·         Produk/Product
·         Tempat/Place
·         Promosi/Promotion
·         Harga/Price
·         Bauran Integrasi/Integrated mix
2.      Database
3.      Input
·         Sistem Informasi Akuntansi/AIS
·         Riset Pemasaran/Marketing research
·         Intelegensi Pemasaran/Marketing intelligence

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi (Input)
·         Data sales order sebagai input.
·         SIA menyediakan data untuk :
A.    Laporan periodik
B.     Laporan khusus
C.     Model Matematik dan model berbasis pengetahuan

Subsistem Riset Pemasaran
·         Manajer menggunakan riset pemasaran untuk mengumpulkan informasi
1)      Mengumpulkan informasi dari konsumen dan prospek (calon konsumen)
2)      Membeli atau mengadakan dari organisasi lain
·         Pemrosesan menggunakan subsistem riset pemasaran
Data Primer dan Sekunder
·         Digunakan oleh subsistem riset pemasaran
·         Data primer dikumpulkan oleh perusahaan
·         Contoh data primer
1)      Survei (survey)
2)      Wawancara mendalam (In-depth interview)
3)      Pengamatan (Observation)
4)      Percobaan terkontrol (Controlled experiment)
·         Contoh Data Sekunder
1)      Mailing lists
2)      Retail sales statistics
3)      Video retrieval systems
·         Beberapa data sekunder harus dibeli dan sebagian cuma-Cuma
Marketing Research Software
·         Paket Grafik (print maps)
·         Menjadikan riset pasar realitas bagi semua perusahaan
·         Analisis Statistik
·         Keahlian menintepretasikan output software merupakan kunci sukses alat-alat tersebut

Subsistem Intelijen Pemasaran
Aktivitas etis yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pesaing
Tidak sama dengan kegiatan memata-matai perusahaan (industrial espionage)
Setiap sistem informasi fungsional mempunyai tanggung jawab intelijen

Subsistem Produk (output)
Siklus hidup produk mendukung melalui:
1) Perkenalan
2) Pertumbuhan
3) Dewasa
4) Penurunan
Saluran distribusi pendek atau panjang
Material, uang, dan informasi mengalir melalui saluran distribusi
1.      Aliran sumber daya
2.      Umpan balik
» Aliran berlawanan dengan aliran sumber daya
1.      Feedforward information
» Aliran informasi kepada konsumen
1.      EDI
Subsistem Promosi meliputi:
(1) iklan
(2) Penjualan perseorangan (personal selling)
(3) Promosi penjualan (sales promotion)

Subsistem Harga
Dua pendekatan dasar:
1. Berdasar harga / Cost based (AIS provides the basis)
2. Berdasar permintaan / Demand-based (use what-if model)

Subsistem Bauran Integrasi/Integrated-Mix Subsystem
BRANDAID Model
�� Solid arrows: influences
�� Dashed arrows: responses
Environmental and retailer influence on the consumer
�� Individual influences
�� Combined influences
Unexpected influences

Contoh Kasus Dan Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemasaran
Perusahaan “PT. Pro Roll International” merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem informasi penjualan pada perusahaan “PT. Pro Roll International” masih dilakukan secara manual sehingga kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin pada seringnya terjadi keterlambatan penyusunan laporan penjualan dan piutang dagang, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta pengulangan dalam pencatatan transaksi. Oleh karena itu, perusahaan “PT. Pro Roll International” bermaksud mengkomputerisasikan sistem bagian penjualan untuk memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah sistem informasi penjualan dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan data transaksi dapat dilakukan secara akurat dan cepat.






DFD Sistem Informasi Pemasaran



 




ERD Sistem Informasi Pemasaran

 


 

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Terimakasih infonya, sekedar referensi mengenai
Perancangan Prosedur Pemasaran Online dan Prototipe Sistem Informasi Pemasaran Online silahkan kunjungi http://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/infokom/article/view/1327

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates