KELOMPOK 1
Tugas Softskill
Nama Kelompok:
Affan Achmad (30113284)
Denis Maulana(32113174)
Irma Damayanti(34113491)
Ramadhano(37113242)
KELAS:3DB03
Definisi Sistem Informasi Pemasaran
Sistem
informasi pemasaran jika didefinisikan dalam arti luas adalah kegiatan perseorangan
dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat bubungan pertukaran yang
memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian
promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran
selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan
produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari
keputusan yang berkaitan dengan 4P yaitu :
- Produk (product) : produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
- Promosi (Promotion) : Meningkatkan atau mendorong penjualan.
- Tempat (Place) : Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran distribusi.
- Harga (Price) : Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.
Model SIP (Subsistem SIP)
1. Output
· Produk/Product
· Tempat/Place
· Promosi/Promotion
· Harga/Price
· Bauran
Integrasi/Integrated mix
2. Database
3. Input
· Sistem
Informasi Akuntansi/AIS
· Riset
Pemasaran/Marketing research
·
Intelegensi
Pemasaran/Marketing intelligence
Subsistem
Sistem Informasi Akuntansi (Input)
· Data sales
order sebagai input.
· SIA
menyediakan data untuk :
A. Laporan periodik
B. Laporan
khusus
C. Model
Matematik dan model berbasis pengetahuan
Subsistem Riset Pemasaran
· Manajer
menggunakan riset pemasaran untuk mengumpulkan informasi
1) Mengumpulkan
informasi dari konsumen dan prospek (calon konsumen)
2) Membeli atau
mengadakan dari organisasi lain
· Pemrosesan
menggunakan subsistem riset pemasaran
Data Primer
dan Sekunder
· Digunakan
oleh subsistem riset pemasaran
· Data primer
dikumpulkan oleh perusahaan
· Contoh data
primer
1) Survei
(survey)
2) Wawancara
mendalam (In-depth interview)
3) Pengamatan
(Observation)
4) Percobaan
terkontrol (Controlled experiment)
· Contoh Data
Sekunder
1) Mailing
lists
2) Retail sales
statistics
3) Video
retrieval systems
· Beberapa
data sekunder harus dibeli dan sebagian cuma-Cuma
Marketing
Research Software
· Paket Grafik
(print maps)
· Menjadikan
riset pasar realitas bagi semua perusahaan
· Analisis
Statistik
· Keahlian
menintepretasikan output software merupakan kunci sukses alat-alat tersebut
Subsistem Intelijen Pemasaran
• Aktivitas
etis yang digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pesaing
• Tidak sama
dengan kegiatan memata-matai perusahaan (industrial espionage)
• Setiap
sistem informasi fungsional mempunyai tanggung jawab intelijen
Subsistem Produk (output)
Siklus hidup produk mendukung
melalui:
1) Perkenalan
2) Pertumbuhan
3) Dewasa
4) Penurunan
• Saluran
distribusi pendek atau panjang
• Material,
uang, dan informasi mengalir melalui saluran distribusi
1. Aliran
sumber daya
2. Umpan balik
» Aliran berlawanan dengan aliran
sumber daya
1. Feedforward
information
» Aliran informasi kepada konsumen
1.
EDI
Subsistem Promosi meliputi:
(1) iklan
(2) Penjualan perseorangan (personal
selling)
(3) Promosi penjualan (sales
promotion)
Subsistem Harga
Dua pendekatan dasar:
1. Berdasar harga / Cost based (AIS
provides the basis)
2. Berdasar
permintaan / Demand-based (use what-if model)
Subsistem Bauran
Integrasi/Integrated-Mix Subsystem
• BRANDAID
Model
�� Solid
arrows: influences
�� Dashed arrows: responses
• Environmental
and retailer influence on the consumer
�� Individual
influences
�� Combined
influences
• Unexpected influences
Contoh Kasus
Dan Analisis Penerapan Sistem Informasi Pemasaran
Perusahaan “PT. Pro Roll International” merupakan
perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan pelumas. Pada saat ini sistem
informasi penjualan pada perusahaan “PT. Pro Roll International” masih
dilakukan secara manual sehingga kinerjanya belum efektif. Hal itu tercermin
pada seringnya terjadi keterlambatan penyusunan laporan penjualan dan piutang
dagang, kesalahan pencatatan dan perhitungan persediaan, serta pengulangan
dalam pencatatan transaksi. Oleh karena itu, perusahaan “PT. Pro Roll
International” bermaksud mengkomputerisasikan sistem bagian penjualan untuk
memaksimalkan kinerjanya. Diharapkan setelah sistem informasi penjualan
dikomputerisasi, maka pengumpulan, penyimpanan, dan pengolahan data transaksi
dapat dilakukan secara akurat dan cepat.
DFD Sistem Informasi Pemasaran
ERD Sistem Informasi Pemasaran

1 komentar:
Terimakasih infonya, sekedar referensi mengenai
Perancangan Prosedur Pemasaran Online dan Prototipe Sistem Informasi Pemasaran Online silahkan kunjungi http://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/infokom/article/view/1327
Posting Komentar